Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label A L A M. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A L A M. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Agustus 2013

"JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN"

"Pernahkah kalian melihat orang yang mem"buang sampah" dengan santainya di jalan? mungkin sebagian besar jawabannya adalah YA".
 

Sekedar mengingatkan, kira-kira apa saja dampak yang timbul akibat tidak terkontrolnya "sampah" yang bertebaran di sekitar kita. Ya, memang betul, "sampah", walau hanya satu bungkus permen saja jika kita biarkan ada di tempat yang tidak seharusnya bisa saja menjadi penyebab bencana banjir. Mungkin saja kita berpikir ‘ Ah, cuma bungkus permen aja, toh juga tak menimbulkan pengaruh apa apa ke lingkungan’ meremehkan sampah" seperti itu jelas jelas merupakan hal yang berbahaya. misalnya, ada 3 orang di suatu tempat, orang pertama mem"buang" plastik es "sembarangan". orang kedua akan berpikir ‘ Dia kok "buang sampah sembarangan"? berarti saya bisa juga kan?’. lalu orang ketiga juga akan demikian.
 
"Sampah" merupakan masalah yang tak pernah terselesaikan hingga saat ini, meskipun beberapa negara maju telah menindak tegas orang-orang yang suka mem"buang sampah sembarangan", namun belum juga membuat para pem"buang sampah sembarangan" menjadi jera, apalagi dengan negara berkembang yang bahkan belum memiliki undang-undang yang jelas mengenai permasalah ini. 
PENGERTIAN "SAMPAH".

Ada banyak jawaban jika kita ditanya "apakah "sampah" itu?".  Menurut rumusan beberapa ahli :"Sampah" adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembikinan atau pemakaian barang rusak atau bercacat dalam pembikinan manufaktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau "buang"an". (Kamus Istilah Lingkungan, 1994).
"Sampah" adalah sesuatu yang tidak berguna lagi, di"buang"oleh pemilikya atau pemakai semula". (Tandjung, Dr. M.Sc., 1982)
 "Sampah" adalah sumberdaya yang tidak siap pakai". (Radyastuti, W. Prof. , Ir, 1996).
"Sampah" adalah suatu bahan yang ter"buang" atau di"buang" dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis." (Istilah Lingkungan untuk Manajeman, Ecolink, 1996).
JENIS-JENIS "SAMPAH".

Jenis "Sampah" yang ada di sekitar kita cukup beraneka ragam, ada yang berasal dari rumah tangga, "Sampah" industri, "Sampah" dari pasar, "Sampah" rumah sakit, "Sampah" pertanian, perkebunan dan peternakan serta "Sampah" dari institusi/kantor/sekolah dll.

Berdasarkan komposisi/ asalnya "Sampah" dapat digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu :


1. "Sampah" organik.

"Sampah" organik adalah "Sampah" yang dihasilkan dari bahan-bahan hayati yang dapat didegradasi oleh mikroba atau bersifat biodegradable. "Sampah" ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. "Sampah" rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Termasuk "Sampah" organik, misalnya "Sampah" dari dapur, sisa-sisa makanan, pembungkus (selain ketas, karet dan plastik), tepung, sayuran, kulit buah, daun dan ranting.

2. "Sampah" Anorganik (non-organik).

"Sampah" anorganik yakni "Sampah" yang dihasilkan dari bahan-bahan non hayati, baik sebagai produk sintetik maupun hasil pengolahan teknologi bahan tambang, hasil olahan bahan hayati dan sebagainya. 
"Sampah" anorganik dibedakan menjadi :
·                     "Sampah" logam dan produk-produk olahanya,
·                     "Sampah" plastik,
·                     "Sampah" kertas,
·                     "Sampah" kaca dan keramik,
·                     "Sampah" deterjen,
·                     dan lain-lain.
Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diurai oleh alam/mikroorganisme (unbiodegradable). Sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang lama. "Sampah" jenis ini pada tingkat rumah tangga misalnya botol plastik, botol gelas, tas plastik dan kaleng.

Berdasarkan sifat fisiknya, "Sampah" digolongkan atas lima kategori, antara lain :

1.  "Sampah"  Basah (Garbage).
Terdiri dari bahan-bahan organik yang mempunyai sifat mudah membusuk (sisa makanan, buah atau sayuran). Sifat utama dari
"Sampah" basah ini banyak mengandung air dan cepat membusuk terutama pada daerah tropis seperti Indonesia.
2.  "Sampah"   Kering (Rubbish).
Tersusun dari bahan organik maupun anorganik yang sifatnya lambat atau tidak mudah membusuk.
"Sampah" kering ini terdiri atas dua golongan:
>>
 Metalic Rubbish - misalnya pipa besi tua, kaleng-kaleng bekas.
>> Non Metalic Rubbish - misalnya kertas, kayu, sisa-sisa kain, kaca, mika, keramik, dan batu-batuan
3.  "Sampah"   Lembut.
Terdiri dari partikel-partikel kecil, ringan dan mempunyai sifat mudah beterbangan, yang dapat membahayakan dan mengganggu pernafasan serta mata.
 
>> Debu, berasal dari penyapuan lantai rumah atau gedung, debu pengrajin kayu, debu pabrik kapur,pabrik semen, pabrik tenun, dan lain-lain.
>> Abu berasal dari sisa pembakaran kayu, abu rokok, abu sekam,
"Sampah" yang terbakar, dan lain-lain.
4. "Sampah"   Besar (Bulky Waste).
Merupakan
"Sampah" yang berukuran besar, misal : bekas furnitur (kursi, meja), peralatan rumah tangga (kulkas, TV), dan lain-lain.
5. "Sampah"   Berbahaya dan Beracun (Hazardous Waste).
Merupakan
"Sampah" yang berbahaya baik terhadap manusia, hewan maupun tanaman, yang terdiri dari:
>> 
"Sampah" patogen, berupa sampah yang berasal dari rumah sakit dan klinik.
>>
"Sampah" beracun, berupa sisa-sisa pestisida, insektisida, kertas bekas pembungkus bahan beracun, baterei bekas, dan lain-lain.
>> 
"Sampah"  radioaktif, berupa sampah bahan-bahan nuklir.
>> 
"Sampah"   ledakan, berupa petasan, mesiu dari sampah perang, dan sebagainya.


DAMPAK NEGATIF "SAMPAH" DALAM BERBAGAI BIDANG

Dampak terhadap Kesehatan
1.  Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari "Sampah" dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan "Sampah"nya kurang memadai.
2.  Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit).
3. Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernaaan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/"Sampah".
           4.  "Sampah" beracun.
Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari "Sampah" yang di"buang" ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.
 
PENGARUH  "SAMPAH"  TERHADAP KESEHATAN  LINGKUNGAN

"Sampah" merupakan salah satu penyebab tidak seimbangnya lingkungan hidup, yang umumnya terdiri dari komposisi sisa makanan, daun – daun, plastik, kain bekas, karet dan lain – lain.
Bila di"buang" dengan cara ditumpuk saja maka akan menimbulkan bau dan gas yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Bila dibakar akan menimbulkan pengotoran udara.
Selain itu tradisi mem"buang sampah" disungai dapat mengakibatkan pendangkalan yang demikian cepat, banjir juga mencemari sumber air permukaan karena pembusukan "sampah"  tersebut.
Jadi pada kenyataannya,
"Sampah" telah mencemari tanah, badan air dan udara dalam kota.
Berdasarkan asalnya
"Sampah" digolongkan dalam dua bagian yakni "Sampah" organik ( "Sampah" basah ) dan "Sampah" an-organik ( "Sampah" kering ).

Selain itu juga
"Sampah" dihasilkan dari beberapa sumber utama antara lain :
1. Rumah tangga;
"Sampah" domestik yang dihasilkan berupa sisa makanan, bahan dan peralatan yang sudah tidak dipakai lagi, bahan pembungkus, kertas, plastik dsb.
2. Tempat perdagangan Seperti pasar, supermarket, toko, warung.
"Sampah" yang dihasilkan berupa bahan dagangan yang rusak, buah, sayur, kertas, plastik, karton dsb.
3. Industri
"Sampah" industri yang dihasilkan tergantung dari macam dan jumlah bahan. Industri sering kali membuang "Sampah" disekitar pabrik, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Tentu saja yang demikian dapat meresahkan penduduk yang bertempat tinggal disekitarnya.

Berdasarkan uraian diatas maka dampak
"Sampah" terhadap kesehatan lingkungan :
1. Dampak Terhadap Kesehatan Pembuangan
"Sampah" yang tidak terkontrol dengan baik merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit.
Potensi bahaya yang ditimbulkan adalah sebagai berikut :
- Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur dengan air minum. Penyakit DBD dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan
"Sampah"nya kurang memadai.
- Penyakit jamur dapat juga menyebar ( misalnya jamur kulit ).
-
"Sampah" beracun; Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira – kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa ( Hg ). Raksa ini berasal dari "Sampah"  yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.
2. Dampak Terhadap Lingkungan Cairan terhadap rembesan
"Sampah" yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap dan hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis.
3. Dampak Terhadap Sosial Ekonomi - Pengelolaan
"Sampah" yang kurang baik dapat membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat, bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena "Sampah" bertebaran dimana – mana.
- Memberikan dampak negatif bagi kepariwisataan USAHA PENGENDALIAN "SAMPAH" untuk menangani permasalahan
"Sampah" secara menyeluruh perlu dilakukan alternativ pengolahan yang benar. Teknologi yang paling tepat untuk pemecahan masalah adalah teknologi pemusnahan "Sampah" yang hemat dalam penggunaan lahan dengan cara pembakaran yang terkontrol atau Insinerasi dengan cara memakai Incenerator.

Selain itu juga memakai prinsip reduksi bersih yang diterapkan dalam keseharian misalnya dengan menerapkan prinsip 4 R yaitu ( Reduce, Reuse, Recycle dan Replace ). Dalam keseharian, dan dapat dilakukan oleh siapa saja untuk mengurangi volume
"Sampah" dan mencegah penularan penyakit dapat dilakukan antara lain :
- Belanja jangan boros, perhitungkan keperluan dengan cermat.
- Bawalah keranjang belanja yang dapat dipakai berulang kali sehingga mengurangi
"Sampah" plastik.
- Upayakan daun sebagai pembungkus karena
"Sampah" daun hancur di tanah.
- Jangan masukan
"Sampah" ke dalam got sungai atau laut.
-
"Sampah" dapur dan dedaunan untuk kompos, kertas untuk daur ulang, kaleng untuk pot.  

Sumber:
1. mulyananarezani.blogspot.com/Akibat-Pembuangan-Sampah-Sembarangan.....
2. imaisfree.wordpress.com/buang-sampah-sembarangan/
3. beritasekitar19.blogspot.com/.../dampak-buang-sampa...
4. laely.widjajati.photos.facebook/ALHAMDULILLAH....Sehari-Halal-Bi-Halal-Dua-Kali........
5. laely.widjajati.photos.facebook/Mau-Nyeberang-ke-Pulau-Marina......
6. laely.widjajati.photos.facebook/
ALHAMDULILLAH-atas-kekuatan-yg-telah-ENGKAU ......

Sabtu, 02 Maret 2013

"PELANGI YANG INDAH"

"Pelangi" atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya". 


"Pelangi" adalah salah satu fenomena alam yang sangat "indah". Saat hujan rintik-rintik turun disertai dengan panasnya matahari, maka di langit akan kita lihat sesuatu yang sangat "indah" dan menakjubkan yang kita kenal dengan sebutan "Pelangi". Warna warni yang sangat "indah" terpadu bak lukisan di angkasa, "Pelangi" akan nampak dalam bentuk setengah lingkaran bagai kain warna warni yang dibentangkan di langit.  Di langit, "Pelangi" tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. "Pelangi" juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang deras. 

PEMBENTUKAN "PELANGI".

Cahaya matahari adalah cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna). Warna putih cahaya matahari sebenarnya adalah gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Mata manusia sanggup menyerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada "Pelangi": merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrum warna. Di dalam spektrum warna, garis merah selalu berada pada salah satu sisi dan biru serta ungu di sisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.

"Pelangi" tidak lain adalah busur spektrum warna besar berbentuk lingkaran yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika menembus prisma kaca dan keluar menjadi spektrum warna "Pelangi". Jadi di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda-beda berderet dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air. Cahaya keluar kembali dari tetesan air ke arah yang berbeda, tergantung pada warnanya. Warna-warna pada "Pelangi" ini tersusun dengan merah di paling atas dan ungu di paling bawah "Pelangi".

"Pelangi" terlihat sebagai busur dari permukaan bumi karena terbatasnya sudut pandang mata, jika titik pandang di tempat yang tinggi misalnya dari pesawat terbang dapat terlihat sebagai spektrum warna yang lengkap yaitu berbentuk lingkaran. "Pelangi" hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat, dan pusat busur "Pelangi" harus berada dalam satu garis lurus.

4 (EMPAT) JENIS "PELANGI".

1. "Pelangi" Awan

Gambar 4 Jenis Pelangi di Dunia  pelangi Jenis  9636524

"Pelangi" awan ini terbentuk oleh butiran-butiran kecil air yang ada di awan dan udara lembab, tanpa terjadinya hujan terlebih dahulu. "Pelangi" ini terlihat ketika cahaya matahari menembus butiran-butiran air dan terbelokkan sehingga menjadikannya spektrum warna yang indah di langit. Ukuran "Pelangi" awan lebih jauh di udara dan besar, seringkali terbentuk di atas perairan. Dan jika terjadi di daratan, hal tersebut diakibatkan kabut tebal yang terangkat ke udara.

 2. "Pelangi" Kembar.

Gambar 4 Jenis Pelangi di Dunia  pelangi Jenis   9825564

"Pelangi" kembar tidak sama dengan "Pelangi" ganda, fenomena "Pelangi" kembar jarang sekali terjadi. "Pelangi" kembar terbentuk dari dua lengkungan spektrum warna pada satu titik yang sama. "Pelangi" kembar ini terbentuk oleh kombinasi antara butiran-butiran air yang kecil dan besar berjatuhan dari udara menuju bumi. Butiran yang lebih besar dipaksa oleh sebuah kondisi udara sehingga menjadi lebih pipih, sementara butiran yang kecil masih berbentul oval dan memiliki permukaan pantulan yang lebih stabil. Kedua bentuk butiran air tersebut kemudian secara bersamaan membentuk dua pelangi berbeda dalam satu titik lengkung yang sama.
 
3. "Pelangi" Pantulan dan Terpantulkan. 

Gambar 4 Jenis Pelangi di Dunia  pelangi Jenis   635854

"Pelangi" pantulan dan terpantulkan adalah dua hal yang berbeda meskipun memiliki nama yang sama. "Pelangi" terpantulkan adalah fenomena "Pelangi" yang terjadi cahaya dibelokkan oleh tetesan air, spektrum warna yang dihasilkan kemudian dipantulkan ke mata kita sebelum akhirnya memudar dan menjadi cahaya biasa. Sementara "Pelangi" pantulan terjadi ketika cahaya dipantulkan oleh air sebelum dipantulkan oleh butiran-butiran air. "Pelangi" pantulan tidak muncul seperti pelangi terpantulkan, karena ia harus berada pada kondisi yang lebih spesifik.

4. Roda  "Pelangi"

Gambar 4 Jenis  Pelangi di Dunia  pelangi Jenis  623644

Roda "Pelangi" ini terbentuk ketika awan hitam atau hujan deras terjadi sehingga menutupi cahaya yang sedang bersinar ke arah kita. Dan bayangan hujan tersebut membuat Anda tidak bisa melihat warna "Pelangi". Padahal yang terjadi adalah "Pelangi" tersebut membentuk sebuah roda dengan lingkaran yang besar, dan hanya akan terlihat ketika awan bergerak semakin menjauh dari arah pandang kita.

ALASAN "PELANGI" MELENGKUNG.


Tahukah anda, mengapa bentuk "Pelangi" melengkung ?? Mengapa bentuknya tidak bulat / persegi atau bentuk yang lainnya ??? Mari kita ulas sedikit tantang terbentuknya "Pelangi" yang "indah" itu. "Pelangi" merupakan salah satu pemandangan "indah" yang jarang kita lihat. Jika dilihat, bentuk "Pelangi" seperti busur di langit biru yang muncul karena pembiasan dari sinar matahari ketika hujan kira-kira di mana ya "Pelangi" bisa terlihat? Biasanya "Pelangi" bisa dilihat di daerah pegunungan atau ketika mendung atau ketika hujan baru berhenti turun atau juga bisa kita liat di air terjun.
"Pelangi"merupakan satu-satunya gelombang elektromagnetik yang dapat kita lihat. Ia terdiri dari beberapa spektrum warna. Apakah Anda bisa menyebutkan warna apa sajakah yang bisa kita lihat pada "Pelangi" tersebut? dan sebenarnya ada warna-warna lain yang tidak dapat kita lihat langsung dengan mata. Warna merah memiliki panjang gelombang paling besar, sedangkan violet memiliki panjang gelombang terkecil. Bagaimana pelangi terbentuk ? Coba kita amati ketika sinar matahari mengenai cermin siku-siku atau tepi prisma gelas, atau permukaan buih sabun, kita melihat berbagai warna dalam cahaya.

Apa yang terjadi adalah cahaya putih dibiaskan menjadi berbagai panjang gelombang cahaya yang terlihat oleh mata kita sebagai merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu. Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut “spektrum”. Di dalam spektrum, garis merah selalu berada pada salah satu ujung dan biru serta ungu disisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang. Ketika kita melihat "Pelangi", sama saja dengan ketika kita melihat spektrum. Bahkan, "Pelangi" adalah spektrum melengkung besar yang disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari.


Nah, setelah kita membahas tentang apa itu "Pelangi" dan bagaimana terbentuknya, sekarang mari kita ulas tentang mengapa "Pelangi" berbentuk melengkung!! Ternyata untuk melihat "Pelangi" yang "indah" terdapat berbagai syarat.

1. Syarat pertama ialah kita harus membelakangi sumber cahaya saat melihat "Pelangi". Dalam hal ini, sumber cahaya yang dimaksud adalah matahari. Syarat kedua ini adalah penyebab mengapa "Pelangi" melengkung yaitu kita harus melihat "Pelangi" dari sudut ekitar 40 derajat selain dari itu sudut ini "Pelangi" tidak akan terlihat dengan baik. Oleh karena itu, "Pelangi" terlihat melengkung di langit luas. 

Jadi dengan kata lain bentuk "Pelangi" yang melengkung itu bukan semata-mata karena memang dia tercipta melengkung. Namun, karena sudut pandang kita dan kemampuan bola mata kita lah yang membuatnya terlihat berbentuk melengkung.

Sumber:
1. id.wikipedia.org/wiki/Pelangi
2. www.azhie.net/2012/04/asal-usul-pelangi.html
3. www.gaptekupdate.com/2013/01/4-jenis-pelangi-di-dunia/
4. edukasi.kompasiana.com/.../alasan-pelangi-melengkung-434205.html.

Senin, 18 Februari 2013

"MANFAAT AIR HUJAN"

"Semua pasti sudah menyadari jika mandi "air hujan" bisa mencetuskan timbulnya penyakit flu. Tapi, tahukah Anda jika "air hujan" mempunyai dampak lainnya?"


Musim "hujan" sudah tiba, bagi sebagian orang pasti sudah membayangkan bagaimana sulitnya menjalani aktifitas sehari – hari karena terhalang "hujan", banjir atau terkena penyakit. Bagi sebagian orang yang lain musim "hujan" malah membawa kegembiraan sendiri. Bayangkan bagaimana nikmatnya mandi "hujan" atau datangnya masa bercocok taman dan lain-lain. Kali ini kami tidak bermaksud untuk membahas bagaimana sebaiknya sikap kita dalam mensikapi datangnya musim "hujan". Semuanya itu kami kembalikan kepada pribadi anda masing – masing.

Tidak bisa dipungkiri, menari dibawah guyuran "hujan" deras memang menjadi salah satu aktifitas yang begitu menyenangkan. Terlebih bagi mereka yang masih berada di usia anak-anak. Namun, seiring bertambahnya usia, Anda memang sebaiknya mulai menghindari aktivitas tersebut. Apalagi jika Anda sampai memutuskan untuk menengadahkan wajah ke atas sehingga "air hujan" mengenai kulit Anda. Mengapa? Ternyata kulit wajah yang semakin sensitif bisa 'tercemar' oleh "air hujan", sehingga menyebabkan kulit menjadi rusak.

Meskipun belum ada penelitian yang menegaskan apa saja dampak buruh dari mandi "air hujan".  Namun, para ahli pun memiliki pendapat tersendiri perihal masalah tersebut. Berikut ini beberapa informasi tentang plus minus "air hujan" yang perlu Anda ketahui:

"HUJAN" BERACUN

Poin pertama yang harus dipertimbangkan sebelum Anda menilai "manfaat" dari "hujan" pada kulit, sebaiknya Anda terlebih dahulu memperhatikan lokasi dimana Anda berada. Jika memang Anda berada di pegunungan Swiss yang sama sekali tidak ada rutinitas kendaraan bermotor, "air hujan" mungkin bagus bagi kulit Anda. Hal ini dikarenakan, "hujan" tersebut betul-betul masih murni karena bebas terkontaminasi polusi. Namun, jika Anda berada di dekat kota besar, yang Anda akan dapatkan justru hanya "air hujan" beracun yang disebabkan dengan polutan atmosfer.

"AIR HUJAN" SANGATLAH MURNI

Seperti diberitahukan di atas, jika "air hujan" yang turun di sekitar pegunungan sangatlah bagus bagi kulit. Hal ini dikarenakan "air hujan" merupakan bentuk "air" yang paling murni dari "air" normal pada umumnya.

MEMPUNYAI EFEK BAHAGIA

Percaya atau tidak, ternyata nilai emosional dari "air hujan" itu pasti ada. Mungkin secara kimiawi ini sangatlah tidak masuk akal, tapi secara emosional "air hujan"hujan mampu mendatangkan efek bahagia. Hal ini bisa Anda rasakan saat tetesan "air hujan" mengenai wajah Anda, sehingga menimbulkan perasaan senang dan bahagia akan menghampiri Anda. Jadi bagi Anda yang masih ingin melakukan aktifitas ini, jangan pernah berpikir tentang kandungan kimia yang akan merusak kulit. Karena hal tersebut hanya akan menghilangkan efek emosional senang dalam diri Anda.

Setelah semuanya selesai ada satu hal lagi yang harus Anda ingat tentang "air hujan", yaitu perihal musim "hujan". Ada baiknya bagi Anda untuk menghindari guyuran "hujan" pertama. Salah satu alasannya dikarenakan "hujan" pertama biasanya bersifat membersihkan pencemaran atmosfer. Jadi, jika "hujan" sudah secara konsisten selama seminggu, itu adalah tanda aman bagi Anda untuk merasakan "manfaat air hujan"
 
"Manfaat air hujan" bagi kesehatan, antara lain untuk kesehatan lambung kita. Ya, bagi anda yang memiliki masalah dengan gangguan lambung seperti maag, kandungan gas berlebih, rasa kembung atau sebah dan lain-lain dapat mencoba resep sederhana ini.

1. Tadahlah "air hujan" secara langsung dari alam setelah "hujan" berlangsung kira kira 10 menit (jangan melalui talang, batang daun dan lain-lain).

2. Pindahkanlah "air hujan" tersebut ke dalam botol atau gelas dan endapkan selama 24 jam.

3. Setelah 24 jam, ambil setengah bagian "air" paling atas.dan dimasak sampai mendidih (seperti memasak "air" minum).

4. Konsumsi secara rutin "air hujan" yang telah dimasak tersebut secara rutin, dapat juga menjadi pengganti "air" minum kita sehari – hari.

5. Cobalah minum secara rutin sampai sekitar 20 liter dan rasakan "manfaat"nya

Bila "hujan" turun dengan derasnya, maka cobalah Anda "manfaat"kan sebaik mungkin.

Peneliti Australia mendapati, "hujan" bisa meningkatkan kemampuan otak untuk mengingat. Sebuah tim dari University of New South Wales menanyai pembeli di Sydney selama masa dua bulan. Mereka menemukan orang bisa melalui tes ingatan lebih baik saat cuaca buruk dan pembeli sedang merasa depresi. Penemuan itu dilaporkan di Journal of Experimental Psychology. Penelitian ini sejalan yang didapatkan sebelumnya, mahasiwa yang sedang bersedih memiliki IPK lebih tinggi dibandingkan yang bahagia.

Peneliti mengatakan bahagia cenderung menyebabkan pikiraan terlalu lepas sehingga kurang fokus dengan lingkungannya. Sedangkan mood negatif malah meningkatkan perhatian dengan lingkungan di sekitarnya menjadi kian besar "manfaat air hujan" yang lain adalah untuk merendam mata dan sekaligus mencuci muka, untuk apa itu...?? saya pernah baca di salah satu situs di internet ternyata orang jaman dulu itu mengapa meskipun umurnya sudah aga begitu lama tetapi penglihatannya masih lumayan normal. Salah satunya karena mereka menggunakan "air hujan" merendam mata mereka, satu lagi "manfaat air hujan" yaitu agar kita awet muda dan sehat mau tau caranya..?? yaitu anda cukup menadah "air hujam" murni setelah kira-kira sudah cukup lalu anda minum sepuasnya,

Begitulah kira-kira. setelah membaca sedikit artikel ini saya ingatkan bagi anda yang tidak suka "hujan"-"hujan"an silahkan anda pikir-pikir lagi karena dengan "hujan"-"hujan"an kita bisa mencuci muka, mancuci mata dan sekaligus bisa meminumnya.
 
Sumber:
1. www.bachelora.com/.../plus-minus-air-hujan-terhadap-kesehatan-tubuh
2. himpala.com/forums/Thread-manfaat-air-hujan-bagi-kesehatan
3. kapakcomunity.blogspot.com/2011/.../manfaat-air-hujan-bagi-kita.html
4. pengobatan-bekam.blogspot.com/2009/12/manfaat-air-hujan.html
5. laely-widjajati.blogspot.com/Astana-Timur-Batuampar/

Jumat, 14 Desember 2012

"ILMU ALAMIAH DASAR"

"Ilmu Alamiah Dasar" merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep "dasar" dalam bidang "ilmu" pengetahuan "alam" dan teknologi". 

Dan, manusia sebagai subjek pokoknya yang dalam hal ini merupakan makhluk hidup yang paling tinggi kedudukannya. Salah satu indikatornya ialah sifat unik manusia. Dibandingkan dengan makhluk lain, jasmani manusia adalah lemah, tetapi rohani atau akal budi dan kemauannya sangat kuat. Umumnya dikatakan bahwa manusia dan binatang berbeda karena akal budi yang dimilikinya. Akal bersumber pada otak. Dan, budi bersumber pada jiwa. Oleh karena itu, sejalan dengan perkembangannya menusia memanfaatkan akal budi yang dimilikinya dan juga ditunjang dengan rasa ingin tahu, maka berkembanglah pula "ilmu" pengetahuan yang dimiliki oleh manusia. Perkembangan pengetahuan pun lebih berkembang lagi manakala ditunjang dengan adanya tukar menukar informasi antar manusia.

PENGERTIAN "ILMU ALAMIAH DASAR". 

"Ilmu Alamiah Dasar"jika dipenggal berasal dari tiga suku kata. "Ilmu" artinya bagian dari "ilmu" pengetahuan manusia. "Alamiah" artinya terjadi dengan sendirinya dan "dasar" artinya permulaan suatu bentuk. Istilah ini berasal dari Eropa Daratan (Belanda,Jerman,Inggris,danAmerika). Yang mana istilah ini masuk ke indonesia pada zaman yang berbeda-beda. "Ilmu alamiah" dapat dilihat dalam arti luas dan dalam arti sempit. 

Dalam arti luas "ilmu" mencakup semua pengetahuan, "Ilmu Alamiah Dasar" adalah merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep "dasar" dalam bidang "ilmu" pengetahuan "alam" dan teknologi dalam manusia. "Ilmu Alamiah" atau biasa disebut dengan "ilmu" pengetahuan ("natural science") merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam "alam" semesta termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. "Ilmu Alamiah Dasar" hanya mengkaji konsep-konsep dan prisip-prinsip "dasar" yang esensial saja. 

Bagian-bagian dari "Ilmu Alamiah Dasar" meliputi penciptaan manusia yang telah diberikan akal untuk berfikir, lahirnya "ilmu alamiah", keterbatasan "ilmual amiah", pembagian "ilmu" pengetahuan dan sebagainya. "Ilmu Alamiah Dasar"merumuskan pemikiran yang selalu dilandasi oleh realisme, karena "ilmu" sains ini mempelajari tentang metode "alamiah" dan gejala "alamiah" sehingga tidak dapat terlepas dari objek yang mengkaitkan panca indra. 

Jadi pengertian "Ilmu Alamiah Dasar", adalah pengetahuan "dasar" yang mempelajari "alam" semesta, dan dapat dikatakan sebagai konsep awal terbentuknya "ilmu" pengetahuan "alam". yang dapat dipelajari dengan cara  metode-metode  atau  prinsip-prinsip   yang   tidak   dapat   lepas    dari    kenyataan     (realitas).

BAGIAN-BAGIAN DARI "ILMU ALAMIAH DASAR".

A. Manusia.

Manusia adalah mahluk yang lemah dibandingkan dengan mahluk lain . Namun dengan akal budinya serta kemauan yang kuat manusia dapat mengembangkan kemampuan dan tekhnologi . Dan dengan "ilmu" pengetahuan manusia bisa hidup lebih baik lagi . Manusia adalah sebaik-baiknya makhluk yang telah diciptakan Tuhan . Patutnya syukurilah nikmat yang diberikan oleh TuhanYang Maha Esa karena dengan nikmatNya kita diberikan akal untuk berfikir , membedakan yang baik dan buruk juga dapat memperoleh "ilmu" pengetahuan .

Sifat manusia selalu tidak pernah puas , maka ketersediaan sumber daya yang terbatas tidak bersesuaian dengan keinginan manusia yang tidak terbatas . Manusia pun mempunyai keinginan rasa ingin tahu terhadap rahasia "alam", selalu mencoba mencari jawaban dengan pengamatan dan penggunaan pengalaman.  Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut mitos.
B. Mitos.

Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut mitos . Cerita – cerita pada mitos disebut legenda . Kebenaran mitos masih bersifat simpang-siur karena tidak ada bukti otentik dan disebarkan melalui cerita dari mulut ke mulut (lisan) . Mitos dapat diterima karena keterbatasan pengindraan, penalaran, dan hasrat ingin tahu yang harus dipenuhi. Puncak pemikiran mitos adalah pada zaman Babilonia yaitu kira-kira tahun 700-600 SM . Pengetahuan dan ajaran tentang orang Babilonia setengahnya merupakan dugaan, imajinasi, kepercayaan, atau mitos. Pengetahuan ini disebut pseudo science (sains palsu). Ini adalah "ilmu" pengetahuan yang masih diragukan kebenarannya.

C. Lahirnya "Ilmu Alamiah".

Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi sebuah pengalaman. Pengalaman merupakan salah satunya alasan terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan fakta-fakta yang pernah terjadi.

D. Keterbatasan "Ilmu Alamiah".

Bidang "ilmu alamiah" yang menentukan "ilmu alamiah" adalah metode ilmiah . Tujuan "ilmu alamiah" adalah membentuk dan menggunakan teori. "Ilmu alamiah" tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusialah yang menilai apakah "ilmu" yang dipakainya baik atau buruk.

E. Pembagian "Ilmu" Pengetahuan.

"Ilmu" pengetahuan sosial.
Yakni "ilmu" pengetahuan yang membahas hubungan antara manusia sebagai mahluk sosial . Bagaimana hubungan timbal-balik antar manusia satu dengan manusia lainnya atau mahluk lain. Yang terbagi atas: Psikologi, Pendidikan, Antropologi, Etnologi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi.


"Ilmu" Pengetahuan "Alam".
Yakni "ilmu" yang membahas tentang "alam" semesta , jagat raya dan seluruh isinya.  Tentang penciptaannya dan teori-teori pengetahuan yang bersifat ilmiah. Yang terbagi atas: Fisika, Kimia, dan Biologi.

"Ilmu" pengetahuan bumi dan antariksa.
Yakni "ilmu" yang membahas tentang bumi dan isinya serta antariksa yaitu ruang angkasa dan benda-benda langit yang ada di dalamnya . Yang terbagi atas: Geologi dan Astronomi.

Sumber:
1. ratnawidya04.blogspot.com/2012/04/ilmu-alamiah-dasar.html
2. sennamahartika.blogspot.com/.../pengertian-ilmu-alamiah-dasar.html
3. aiiazzsecret.blog.com/.../pengertian-ilmu-alamiah-dasar-dan-bagian-bagiannya/
4. laely-widjajati.blogspot.com/.../peningkatan-wawasan-sdm-inspektorat.html
5. edowartblogspotscom.blogspot.com
6. unidentifyowner92.blogspot.com
div class='clear'>