Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label MANAGEMENT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MANAGEMENT. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Maret 2012

"Pengertian dan Pengamanan Kas"

  "Kas" adalah salah satu unsur modal kerja yang paling tinggi tingkat likuiditasnya. Semakin besar jumlah "Kas" yang ada di dalam perusahaan menyebabkan semakin tinggi tingkat likuiditas perusahaan yang bersangkutan".


Ini berarti bahwa perusahaan mempunyai resiko yang kecil untuk tidak dapat memenuhi kewajiban finansialnya. Tetapi ini tidak berarti bahwa perusahaan harus berusaha untuk mempertahankan persediaan "Kas" yang besar, karena semakin besar "Kas" berarti semakin banyak uang yang menganggur, sehingga akan memperkecil kesempatan perusahaan untuk memperoleh keuntungan. Sebaliknya apabila perusahaan hanya mengejar keuntungan saja, maka perusahaan cenderung berusaha agar semua persediaan "Kas"nya menjadi aset yang produktif, sehingga hal tersebut akan menempatkan perusahaan itu dalam keadaan yang tidak likuid apabila sewaktu-waktu ada kewajiban yang harus segera dibayar.

PENGERTIAN "KAS".

"Pengertian" "Kas"  sendiri dalam arti sempit adalah seluruh uang tunai baik kertas maupun logam yang ada di perusahaan (cash on hand) yang masih berlaku sebagai alat pembayar yang sah. "Pengertian""Kas"  dalam arti luas adalah selain uang tunai yang ada, "Kas"  juga meliputi saldo simpanan di Bank yang dapat dengan mudah/segera dapat dicairkan, seperti rekening simpanan dalam bentuk Giro, Tabungan dan lain-lain. 

Sedangkan menurut Standar Akuntansi Pemerintah,  "Pengertian" "Kas" adalah uang tunai dan saldo simpanan di Bank yang setiap saat dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pemerintah.

Ciri-ciri "Kas" adalah dapat digunakan segera sebagai alat bayar sebesar nilai nominalnya, sedangkan alat bayar yang tidak dapat digunakan segera sebagai alat bayar dan tidak sesuai dengan nilai nominalnya tidak dapat digolongkan sebagai "Kas", seperti : Cek mundur, deposito berjangka, surat berharga dan lain-lain.

Sedangkan Fungsi "Kas" dalam suatu perusahaan sangat penting, karena hampir setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan selalu berkaitan dengan "Kas". Maka tanpa "Kas" perusahaan tidak akan berjalan  dengan lancar.

Pengelolaan "Kas" adalah teknis-teknis bagaimana menata kerjakan "Kas" supaya selalu dalam keadaan mencukupi, dalam arti tidak kekurangan sehingga kelancaran pembayaran kewajiban finansial terjamin, serta tidak berkelebihan yang akan mengakibatkan terjadinya dana yang menganggur (idle money).

Sedangkan tujuan pengelolaan "Kas" adalah:
1. Perusahaan selalu dapat memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam melakukan pembayaran.
2. Untuk menghindari terjadinya "Kas" yang akan mengakibatkan terjadinya dana yang menganggur (idle money).


PENGAMANAN "KAS"


Untuk mencegah terjadinya penyalah-gunaan sisa "Kas" perusahaan yang belum disetorkan ke Bank, perlu diatur pengamanannya sebagai berikut:


1. Sisa "Kas" perusahaan pada akhir hari harus dibuatkan perincian "Kas" yang dibuat oleh "Kas"ir dan harus telah diperiksa kebenarannya oleh manajer perusahaan.


2. Sisa "Kas" akhir hari harus disimpan dalam peti besi (brandkast).


3. Peti besi (brandkast) harus menggunakan 2 kunci, 1 dipegang "Kas"ir dan yang 1 dipegang Pembuku.


4. Duplikat kedua kunci tersebut dimasukkan dalam sampul tertutup dipegang oleh Manajer perusahaan.


5. Setiap membuka peti besi harus dilakukan bersama oleh kedua orang pemegang kunci ("Kas"ir dan Pembuku).


6. Pengambilan dan penyetoran "Kas" dari dan ke bank seyogyanya dilakukan oleh dua orang petugas.


7. Penanda-tanganan untuk pengambilan dana dari Bank harus sesuai dengan specimen (kartu contoh tanda-tangan) dan dilakukan oleh yang berhak. (Manajer perusahaan diserti 2 orang petugas).
Referensi:
1. Pedoman Teknis Pengelolaan "Kas"  UPK - PNPM Perkotaan - Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya.
2.  e-dukasi.net/index.php?mod=script&cmd.../view&id=234...
3. Buletin Teknis Standar Akuntansi Pemerintah - Nomor 2 - Penyusunan Neraca Awal Pemerintah Daerah. 

Minggu, 22 Januari 2012

"Raih Sukses Dengan Kiat Jitu"

Bekerja untuk diri sendiri memang menyenangkan. Berikut ada beberapa "kiat jitu" yang dapat memperlicin jalan anda menuju "sukses".


1. Disiplin.
2. Fokus.
3. Self-Development.
4. Time Management.
5. Pasarkan Diri.
6. Kembangkan Ide.
7. Jangan Abaikan Kritik.
8. Cintai Apa Yang Anda Lakukan.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Oktober 2002).

Jumat, 20 Januari 2012

"Menghilangkan Stres Kerja"

"Bagi anda yang ingin "kerja" secara efektif, harus pandai-pandai cara menghindari "stres" pada saat anda be"kerja".


Untuk menghindari "stres kerja" lakukan hal-hal berikut ini:
1. Istirahat.
Pe"kerja"an menumpuk membuat anda panik. Tapi be"kerja" lebih cepat justru menurunkan kualitas "kerja". Karena itu, curilah waktu untuk rileksasi!

2. Fokus.
Selesaikan pe"kerja"an satu per satu. Melakukan beberapa pe"kerja"an sekaligus membuat kualitas hasil "kerja" tidak maksimal.

3. Ketahui Prioritas.
Teliti pe"kerja"an mana yang bisa dilewatkan atau didelegasikan agar anda punya waktu lebih banyak.

4. Sadari Kemampuan "Kerja".
Jangan salahkan diri sendiri jika anda hanya sanggup melakukan satu pe"kerja"an per hari. Jangan be"kerja" di luar kemapuan.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Juni 2002).

"Hemat Waktu Anda"

"Pergunakan "waktu" sebaik-baiknya! Ini beberapa tips dari Suzanne Falter Barns, penulis How Much Joy Can You Stand? A Creative Guide to Facing Your Fears and Making Your Dreams Come True."


1. Pasang pesawat telepon tak berkabel (cordless phone). Sambil berbicara di telepon, anda tetap bisa mengerjakan hal yang lain.

2. Manfaatkan pesawat telepon yang bisa mengidentifikasi nomor si penelepon untuk menyeleksi panggilan telepon yang masuk. Sangat berguna jika anda sedang sibuk mengerjakan sesuatu dan tak ingin diganggu.

3. Efisien "waktu" di depan e-mail. Hemat "waktu" anda dengan tidak menulis e-mail yang panjang dan bertele-tele. Tulis bagian penting-penting saja, secara singkat dan jelas. Kalau perlu matikan dulu program agar anda tak tergoda membuka e-mail yang masuk.

4. Bayar semua tagihan di satu bank saja. Dalam satu kali kunjungan, semua urusan langsung terselesaikan.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi April 2003).

Sabtu, 07 Januari 2012

"Tampil Mengesankan Di Meeting"

"Anda ingin terlibat dalam tim kerja? Tampillah yang mengesankan pada saat anda mengikuti "meeting".


Ingin mengesankan saat "meeting"? Ini dia rahasianya!

1. Persiapan.
Lakukan persiapan yang cukup untuk menghadapi "meeting". Apabila anda harus melakukan presentasi, siapkan materi dengan matang. Pastikan anda punya cukup informasi yang diperlukan dalam "meeting" tersebut.

2. Menyimak.
Ikuti "meeting" dengan penuh perhatian. Simak pendapat yang bermunculan. Apabila terjadi perdebatan, jangan larut terlalu dalam. Simak dahulu, lalu simpulkan hasil debat. Selama "meeting", buatlah catatan kecil tentang hal-hal penting.

3. Partisipasi.
Apabila tiba giliran anda bicara, lakukan dengan suara jelas dan tegas. Persiapan matang akan membantu anda menjawab pertanyaan dengan tepat. Apabila merasa tidak jelas, jangan segan-segan bertanya.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Agustus 2002). 

Minggu, 01 Januari 2012

"Electronic Banking"

"Sebenarnya "Electronic Banking" ini bukan barang baru. Namun, masih sedikit orang yang menggunakan fasilitas ini."


Supaya anda tidak gagap informasi, anda dapat baca tulisan berikut ini.

"Electronic Banking"   adalah layanan per"bank"an yang dilakukan secara "elektronik" melalui PC atau notebook dan telepon. Ini merupakan salah satu fasilitas "bank" yang cukup inovatif. Anda dapat mengakses data keuangan jauh lebih mudah dimana dan kapan saja. Layanan yang disediakan "Electronic Banking" ini antara lain, account statement reporting, transfer/remitance, penempatan time deposit (seposito), cheque book request.

Media yang digunakan dibedakan menjadi 2: internet dan non-internet based. Dalam non-internet based (dial-up), anda harus mengakses ke server "bank" melalui jaringan telepon yang sudah disediakan.
Kendala terbesar "Electronic Banking" adalah masalah security. "Bank" yang mempunyai fasilitas "Electronic Banking" menjamin keamanan nasabahnya. Penggunaan teknologi security yang canggih dilakukan oleh "Bank" untuk mencegah fraud atau penipuan. Tersedia pula automatic log-off. Gunanya: apabila customer lupa memutuskan hubungan komunikasi dalam beberapa menit sambungan otomatis terputus. Kendala yang lain yang dihadapi di Indonesia adalah infrastruktur komunikasi yang belum memadai. Seperti koneksi ke jaringan internet yang seringkali sangat lambat. Dan jika menggunakan non-internet based hubungan ke jaringan telepon yang tersedia juga seringkali terganggu.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi Agustus 2003). 



Sabtu, 31 Desember 2011

"Cara Pintar Menghemat Pulsa Telepon Anda"

"Hemat" pangkal kaya. Maka dari itu aturlah pengeluaran anda dengan seksama. Salah satunya, jangan boros pakai "telepon" alias "hemat"lah dalam pengeluaran "pulsa".


Cara mengaturnya:

1. Pakai seperlunya.
Kembalikan "telepon" ke fungsi dasarnya, yaitu sebagai alat komunikasi. Jadi gunakan "telepon" untuk hal-hal yang penting saja. Apabila hendak membicarakan hal yang biasa, kirim saja kartu pos atau surat. Alternatif lain juga bisa dimanfaatkan. Apabila anda ingin curhat dengan teman, pakai e-mail. Apabila ingin membicarakan masalah pekerjaan, gunakan "telepon" kantor.

2. Pasang pembatas waktu.
Supaya tagihan "telepon" tidak melunjak, setel pembatas waktu supaya anda dapat mengontrol waktu pembicaraan. Misalnya setiap 5 menit, "telepon" otomatis akan mati.

3. Cek tagihan "telepon" anda.
Saat tagihan "telepon" anda datang, coba cek dengan teliti karena sering terjadi salah pengiriman tagihan. Beri informasi pada mereka secepatnya, dan minta tagihan "telepon" anda yang benar. Ini juga brlaku bagi anda yang menggunakan ponsel pasca bayar.

4. Pakai "telepon" interlokal saat potongan harga.
Apabila anda ingin menelepon ke luar kota atau luar negeri, gunakan waktu dimana biaya jadi lebih murah. Misalnya tengah malam, atau hari libur seperti hari Minggu, tahun baru, hari natal atau lebaran.

5. Atur jadwal "telepon".
Apabila anda rutin menelepon seseorang, buat jadwal tertentu dengannya. Tujuannya, supaya anda tidak perlu buang "pulsa" saat orang tersebut tidak ada di tempat.

6. Gunakan collect call.
Apabila anda hendak menelepon kerabat dari luar negeri, gunakan jasa collect call. Biasanya "telepon" akan dibebankan pada si penerima "telepon". Tapi bila ingin melakukan hal ini, tentunya lebih baik anda bicarakan terlebih dahulu dengan orang yang bersangkutan.

7. Jangan buang waktu dengan voice mail.
Bagi pengguna ponsel, apabila ada pesan masuk berupa voice mail, segera lihat nomor pengirimnya. Lalu "telepon"lah kembali si pemberi pesan. Mendengarkan voice mail sama saja dengan membuang waktu, "pulsa" dan uang.

8. Segera lapor polisi bila ponsel anda hilang.
Apabila ponsel anda dicuri atau tertinggal di suatu tempat, segera laporkan kepada operator selular langganan anda. Karena apabila menundanya sampai berhari-hari, besar kemungkinan ponsel anda telah digunakan orang lain dan andalah nanti yang harus menanggung biaya pemakaiannya.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan, edisi November 2002). 

Jumat, 30 Desember 2011

"Tips Dinamis Bagi Anda Yang Sibuk"

"Bekerja di bidang yang "sibuk", seharusnya tidak membuat kita lupa menikmati hidup. Ada beberapa tips yang dapat diterapkan, sehingga "sibuk" tidak akan mengakibatkan kita stres."


1. Hidup seimbang.
Hidup seimbang adalah kunci sukses. Usahakan membuat prioritas.

2. Jangan lupa soal sosial.
Teman dan keluarga sangat penting. Karena ini merupakan salah satu oase bagi kehidupan.

3. Lakukan olah tubuh.
Se"sibuk" apapun, jangan lupa berolahraga, supaya kita selalu fit.

4. Hindari stres.
Bersikaplah nyaman untuk diri sendiri dan juga bagi lingkungan.

5. Bagi waktu sebaik-baiknya.
Meski pekerjaan menumpuk, waktu masih tersisa untuk kehidupan sosial.

6. Bersedia untuk mendengarkan.
Bersiaplah untuk mendengarkan. Karena suatu hari kita juga butuh untuk didengarkan.

7. Lakukan hobi.
Kerjakan hal-hal yang anda sukai. Hal ini akan membuat pikiran akan jernih kembali. 

Sabtu, 12 November 2011

"Bagaimana Memberi tahu Bos Yang Salah"

"Suatu ketika, atasan membuat "kesalahan". Sebagai bawahan, anda punya kewajiban untuk memberi tahu. Lakukan dengan cara yang tepat agar "bos" tidak merasa dipermalukan, saran Ester Wachs, pakar karier dan penulis Why the Best Man for the job is a Woman."


Agar "bos"/atasan tidak tersinggung karena "kesalahan"nya dicutik-cutik, lakukan dengan cara yang halus. Katakan dengan sopan ada suatu hal yang terlewat dari perhatian "bos". Mengingatkan "bos" memang sudah jadi tanggung jawab anda. Cara ini akan menyelamatkan anda dari "kesalahan" yang lebih parah.

(Sumber: Majalah Cosmopolitan Edisi Januari 2002).

Selasa, 01 November 2011

"Jaga Kartu ATM Anda"

"Kini pembobolan tabungan lewat duplikasi kartu "ATM" kian marak. Perhatikan hal-hal berikut agar "ATM" anda selamat."


1. Kunjungi "ATM" yang terletak di lokasi ramai. Hindari bilik "ATM" yang letaknya terlalu terpencil dan jauh dari keramaian orang.

2. Lebih baik ke "ATM" di saat hari belum terlalu gelap. Waspadai lingkungan sekitar, termasuk orang di belakang anda.

3. Jangan lupa ambil slip transaksi anda. Kalau tak ingin disimpan, robek dan buang ke tempat sanoah yang tersedia. Pastikan juga kartu "ATM" masuk dompet setelah proses usai.

4. Begitu uang keluar dari msin "ATM", cepat masukkan ke dompet. Uang yang terlalu lama terlihat akan memancing niat jahat orang.

5. Simpan nomor rekening dan pin "ATM"di tempat aman atau hapalkan. Catatan itu bisa saja tercecer dan diambil orang berniat buruk.

(Sumber: Cosmopolitan, Edisi Februari 2003).

Jumat, 21 Oktober 2011

"Pentingnya "bahasa Tubuh Dalam Berkarier"

"Salah satu rahasia meraih sukses di tempat kerja ada pada "bahasa tubuh" (body language). Karena komunikasi verbal hanya sekitar 10 %, menurut Judi James, pengarang Body Talk at Work."


Mantapkan "karier" anda dengan "bahasa tubuh" yang tepat di tempat kerja. Simak cara mengirim signal positif di kantor:

1. Berpikir positif. Pikiran negatif membuat hati tak tenang dan akan tercermin pada gerak "tubuh". Buang jauh-jauh rasa takut yang anda rasakan. Berpikir positif akan membuat anda makin tampil penuh percaya diri.

2. Mendengar dengan baik. Jangan menyilangkan tangan, karena terkesan defensif, kata John Mole, ahli "bahasa tubuh". Jangan mengetik saat diajak bicara. Lakukan kontak mata agar lawan bicara merasa dihargai.

3. Posisi dalam rapat. Lokasi duduk dalam rapat sama pentingnya dengan cara duduk, kata Judi James. Selalu duduk di tempat yang sama pada setiap rapat mengesankan kalau anda bukan orang yang dinamis.

4. Cara jalan. Meski tak perlu bergaya bak peragawati di catwalk, berjalan dengan benar sangat efektif untuk 'mengiklankan' diri, kata Judi James. Jangan berjalan menunduk. Tegapkan "tubuh" dan lebarkan senyuman.
(Sumber: Majalah Cosmopolitan, Edisi Desember 2001).

"Tips Mendekati Bos Baru"

"Apabila di lingkungan kerja anda ada pergantian "Bos", bagaimana kiat anda untuk mendekati "Bos baru" anda? Karena akrab dengan "Bos baru" sangat penting untuk dilakukan."


Berikut tips untuk mendekati "Bos baru" anda:

1. Pelajari karakter "Bos baru". Sesuaikan sikap dan perilaku anda.

2. Bersikaplah pro-aktif dan berinisiatif menjalin keakraban dengan "Bos baru". Baca keinginannya. Segera tindak lanjuti sebelum diminta.

3. Bersikaplah terbuka terhadap "Bos baru" anda. Supaya "Bos baru" anda memahami situasi yang anda hadapi.

4. Cari tahu kehidupan pribadi "Bos baru" anda. Misalnya soal keluarga. Ajak bicara dalam suasana santai.

5. Dilarang keras lip service dengan "Bos baru". Apalagi cari muka (carmuk).

"Persiapan Presentasi"

"Persiapan matang mengurangi ketegangan. Sebelum "presentasi", anda harus sangat siap. Kuasai materi "presentasi" dan pemakaian alat "presentasi".


Berikut ini tips dalam persiapan "presentasi" yang dapat anda lakukan:

1. Jangan lupa cari tahu siapa audience dalam "presentasi" yang anda lakukan. 

2. Baca situasi psikologis audience, kemauan dan keinginan yang tak diucapkan. 

3. Cermati bahasa tubuh mereka. 

4. Antisipasi reaksi mereka. 

5. Busana sebaiknya sepadan dengan citra yang ditampilkan dan menambah kepercayaan diri anda. 

6. Nikmati saat anda ber"presentasi"

7. Lakukan tanpa beban. 

8. Senyum dan ingat, apabila anda menyenangi yang anda "presentasi"kan, orang lainpun akan menyenangi pula.
div class='clear'>