Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label DO'A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DO'A. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Januari 2013

"TANDA DIKABULKANNYA DO'A KITA OLEH ALLAH"

"Setiap orang tentunya ingin "do'a"nya "dikabulkan", dan "penasaran" kapan "do'a"nya "dikabulkan"


Dalam kitab An-Nafaisul 'Uluwiyah halaman 196-197 disebutkan bahwa Habib Abdullah al-Haddad ketika ditanya tentang tanda-tanda "dikabulkan"nya suatu "do'a", beliau menjawab :

Pertama-tama perlu diketahu bahwa "do'a" yang dipanjatkan oleh seorang mukmin yang berinabah dan bersungguh-sungguh dalam menghadapkan dirinya kepada Allah akan
"dikabulkan". Hanya saja pengabulan "do'a" itu kadang kala disegerakan atau diakhirkan.

Bahkan kadang Allah mengganti permohonan yang ia panjatkan dengan karunia lain yang lebih baik baginya menurut pandangan dan pilihan Allah. Keterangan seperti ini banyak terdapat dalam ayat Al-Qur'an.

Para ulama menyebutkan bahwa tanda
"dikabulkan"nya sebuah "do'a" yaitu si pen"do'a" merasakan getaran dan kesejukan dalam hati sewaktu memanjatkan "do'a"nya itu.

Adapun ditolaknya "do'a" bisa karena adanya rintangan. Termasuk dalam rintangan itu adalah : memakan makanan yang haram baginya, memakai pakaian yang haram, terus berbuat zalim kepada hamba Allah, dan ber"do'a" dengan hati yang lalai.

Rasulullah bersabda :

"ketahuilah oleh kalian semua, sesunguhnya Allah tidak akan mengabulkan "do'a" dari hati yang lalai" (HR Thabrani)

Tidak
"dikabulkan"nya "do'a" seseorang bisa juga karena dia memutuskan tali silaturahim, membenci saudaranya sesama muslim dan tidak berbicara kepada mereka tanpa alasan yang benar.

Ibrahim bin Adham radhiyallahu 'anhu berkata :

"Do'a" kalian tidak ter"kabul" karena hati kalian telah mati dan penyebab matinya hati kalian adalah sepuluh hal :

1. kalian mengenal Allah, tapi tidak memenuhi hak-Nya ..

2. kalian mengaku cinta kepada Rasulullah, tetapi tidak mengikuti sunnah nya ...

3. kalian membaca Al-Qur'an tetapi tidak mengamalkan isinya ..

4. kalian menikmati berbagai karunia Allah, tetapi tidak bersyukur.

5. kalian nyatakan setan adalah musuh, tetapi malah kalian mengikutinya ..

6. kalian nyatakan surga itu benar ada, tetapi tidak beramal untuk memperolehnya ..

7. kalian nyatakan neraka itu ada, tetapi tidak berusaha menghindarinya ..

8. kalian nyata kematian itu pasti datang, tetapi tidak bersiap menghadapinya..

9. sejak bangun tidur kalian sibuk meneliti dan membicarakan aib orang lain dan melupakan aib kalian sendiri ...

10. kalian kuburkan mereka yang meninggal di antara kalian, tetapi tidak memetik pelajaran darinya ...

(posting ini diambil dari tabloid AR-RAUDHAH edisi 1 yang disusun oleh : Habib Noval bin Muhammad Alaydrus.)

Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufikum ....

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Sumber: Facebook: Endang Sri Utama Shared Sahabat QALBU Cahaya Jiwa's Status

Sabtu, 21 April 2012

"Do'a Untuk Kita Semua"

"Paling dekat manusia kepada Tuhannya jika ia ber"do'a" dan memohon dan paling dekat seseorang kepada manusia adalah jika ia tidak meminta sesuatu dari mereka".


Semoga di pagi yang indah ini,
Tuhan menguatkan hati "kita",
mengindahkan kehidupan cinta "kita",
dan membaikkan ekonomi "kita".

Semoga dalam istirahat "kita" malam ini,
Tuhan memulihkan hati sesama yang mungkin sempat "kita" lukai tanpa maksud,
memaafkan kesalahan "kita" kepada mereka yang mencintai "kita",
meninggikan nilai pribadi "kita" bagi mereka yang "kita" layani,
dan menyiapkan kehidupan yang damai, sehat, dan sejahtera bagi masa depan "kita".
Semoga hari ini Tuhan tidak membiarkan "kita" bertanya-tanya lagi,
kapan pecahnya pembatas rezeki yang selama ini menjadi isi dari "doa kita".
Semoga Tuhan membantu "kita" dan saudara-saudara "kita" yang belum mengerti mengapa rezekinya tertahan.
Semoga "kita" dicerahkan dengan sikap dan pikiran yang tepat, 
agar tindakan "kita" memantaskan "kita" bagi rezeki yang baik.
Semoga Tuhan tidak membiarkan "kita" frustrasi dalam kebingungan mengenai apa yang harus "kita" lakukan untuk berezeki baik.

Tuhan kami Yang Maha Sejahtera,
Tenagailah kesungguhan kami hari ini untuk sepenuhnya berserah kepadaMu, bekerja keras untuk membahagiakan keluarga dan sesama, dan baikkanlah dan lancarkanlah rezeki kami.

Hari ini, kami akan berserah sepenuhnya dalam pekerjaan yang ikhlas, agar Kau perbaiki rezeki kami.
Semoga rezeki "kita" lebih baik dan lebih besar mulai hari ini........


Referensi:
https://twitter.com/#!/MTLovenHoney

Sabtu, 17 Maret 2012

"Do'a Seorang Hamba"

"Do'a" adalah merupakan inti dari semua ibadah. Di dalam shalat ada "do'a", dalam puasa, zakat, haji semuanya didalamnya mengandung "do'a"


Dapat dikatakan bahwa "do'a" merupakan sapaan mesra, permohonan dan dialog antara manusia dengan Allah SWT. sebagai pencipta semesta alam ini. Berikut ini "do'a" dari "hamba"Mu yang hanya kepada-Mu "hamba" menyerahkan dan mengembalikan semua urusan "hamba"

"DO'A" SEORANG "HAMBA":

Ya Allah... Ya Tuhan "hamba"....
"Hamba" angkat tangan "hamba" dengan sepenuh hati "hamba".
Kepada-Mu wahai Dzat Yang Maha Mulia,
Manakala "hamba" julurkan tangan "hamba",
Janganlah Engkau tolak permohonan "hamba".

Wahai Dzat Yang Mengabulkan "do'a".... 
Engkau telah menciptakan "hamba".
dan "hamba" adalah "hamba"-Mu.
"Hamba" berada dalam janji,
dan akan menepati perjanjian itu semampu "hamba".

Ya Allah..... Ya Tuhan "hamba".....
"Hamba" berlindung dari buruk yang "hamba" perbuat.
"Hamba" mengakui nikmat-Mu pada "hamba".
"Hamba" mengakui dosa "hamba"....
Ampunilah "hamba", keluarga "hamba", pemimpin-pemimpin "hamba".....
Ampunilah orang-orang yang menyayangi dan membahagiakan "hamba",
ampunilah orang-orang yang membenci, memusuhi dan mendzalimi "hamba",
serta ampuni pula saudara-saudara "hamba" kaum muslimin di seluruh dunia,
baik yang telah meninggal maupun yang masih hidup di dunia. 
Sesungguhnya, tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau....

Sesungguhnya "hamba" memohon kesehatan dan kebugaran,
umur panjang yang bermanfaat.....
Kenikmatan yang dapat membawa syafaat....
Lapangkanlah dada "hamba".
"Hamba" memohon petunjuk-Mu,
agar senantiasa berjalan di atas jalan lurus-Mu.
Mudahkanlah semua urusan "hamba",
sehingga "hamba" dapat dengan mudah beribadah kepada-Mu....
"Hamba" mohon dijauhkan dari api neraka-Mu.
Bangunkanlah untuk "hamba" sebuah rumah di dalam surga-Mu....
Bersama orang-orang yang menjadi kekasih-Mu.....

Senin, 20 Februari 2012

"Pentingnya Do'a Saat Sakit"

"Sesungguhnya ber"do'a" saat "sakit", baik yang "sakit" itu diri sendiri maupun orang lain, sangat penting."


Dalam Surat Al-Mu'min ayat 60, dijelaskan:
'Dan Tuhanmu berfirman, 'Ber"do'a"lah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.'

"Do'a", sebagai kata yang berasal dari bahasa Arab du'a, artinya 'seruan, menyampaikan ungkapan, permintaan, permohonan pertolongan'. Sedangkan sebagai istilah adalah berpalingnya seseorang dengan tulus ikhlas kepada Allah, dan memohon pertolongan dari-Nya. Yang Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Penyayang, dengan kesadaran bahwa dirinya adalah wujud yang memiliki kebergantungan.

Penyakit adalah salah satu dari contoh tersebut, yang dengan penyakit manusia paling merasakan kebergantungan ini dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Harus disadari, penyakit adalah sebuah ujian, yang direncanakan menurut hikmah Allah, yang terjadi dengan kehendak-Nya, dan sebagai peringatan bagi manusia akan kefanaan dan ketidaksempurnaan kehidupan ini, dan juga sebagai sumber pahala di akhirat atas kesabaran dan ketaatan karenanya.

Sebaliknya, mereka yang tidak memiliki iman meyakini bahwa yang menyembuhkan adalah dokter, obat, atau kemampuan teknologi mutakhir dari ilmu pengetahuan modern. Mereka tidak pernah merenung bahwa Allah-lah yang menyebabkan keseluruhan perangkat tubuh mereka untuk bekerja di saat mereka sedang sehat, atau Dia-lah yang menciptakan obat yang membantu penyembuhan dan para dokter yang menolong mereka ketika "sakit".

Banyak orang hanya kembali menghadap kepada Allah di saat mereka sadar bahwa para dokter dan obat-obatan tidak memiliki kesanggupan. Orang-orang yang berada pada keadaan tersebut memohon pertolongan hanya kepada Allah setelah menyadari bahwa hanya Dia-lah yang dapat membebaskan mereka dari kesulitan. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Surat Yunus ayat 12:
'Dan apabila manusia ditimpa bahaya, dia ber"do'a" kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk, atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat). seolah-olah ia tidak pernah ber"do'a" kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.'

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 186, dijelaskan:
'Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, (jawablah) behwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang ber"do'a" apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.'

Karena itu, separah apapun "sakit" yang anda derita, jangan sekali-kali berputus-asa akan rahmat Allah. Kewajiban kita meminta kepada Allah, Yang Maha Agung, Tuhan Pencipta singgasana yang agung, agar berkenan menyembuhkan "sakit" kita.

Sekalipun dalam keadaan sehat, atau tanpa cobaan atau kesulitan lain, seseorang wajib ber"do'a" dan bersyukur kepada Allah atas segala kenikmatan, kesehatan dan seluruh karunia yang telah Dia berikan.

Perlu pula diingat, "do'a" tidak semestinya hanya dilakukan untuk menghilangkan rasa "sakit", atau kesulitan-kesulitan duniawi lainnya. Orang beriman sejati haruslah senantiasa ber"do'a" kepaa Allah dan menerima apa pun yang datang dari-Nya. Kenyataan bahwa sejumlah manfaat "do'a" yang diwahyukan di dalam banyak ayat Al-Qur'an kini telah diakui kebenarannya secara ilmiah, sekali lagi bahwa hal itu mengungkapkan keajaiban yang dimiliki Al-Qur'an.

Disamping ber"do'a", seseorang yang "sakit" sepatutnya juga ke dokter,menggunakan obat-obatan yang berkhasiat, dan menjalani perawatan rumah "sakit" jika perlu, atau perawatan khusus dalam bentuk lain. Sebab, Allah mengkaitkan segala sesuatu yang terjadi di dunia ini pada sebab-sebab tertentu. Segala sesuatu di dunia dan di alam semesta terjadi mengikuti sebab-sebab ini. Oleh karena itu, seseorang haruslah melakukan segala hal yang diperlukan dalam kerangka sebab-sebab ini, sambil berharap hasilnya dari Allah, dengan kerendahan hati, berserah diri dan bersabar, dengan menyadari bahwa Dia-lah yang menentukan hasilnya.

Jumat, 12 Agustus 2011

"Tak Putus Do'a"

"Do'a" memang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia. Baik "do'a" seorang anak kepada orang tuanya maupun sebaliknya."


Pada hakikatnya, manusia hanyalah makhluk yang diciptakan dengan banyak keterbatasan. Ucapkanlah "do'a" pada setiap kesempatan, terutama untuk kedua orang tua dan anak-anak kita. Meskipun orang tua sudah meninggal, misalnya, kita tetap harus selalu men"do'a"kannya. Allah pasti selalu mendengar "do'a" kita. "Do'a" seorang anak untuk orang tua merupakan salah satu amal yang tidak pernah terputus, meskipun sudah meninggal dunia.
"Do'a" orang tua terutama ibu sangat penting bagi kehidupan anaknya. Kekuatan "do'a" sebagai obat yang mujarab untuk menyelesaikan masalah dan menjadi jurus jitu untuk menggapai harapan.

Berikut ini "do'a" untuk anak semata wayangku:

Ya Allah ya Tuhanku..... Jadikanlah anakku..... anak yang shalih,  kaya raya dan dermawan...... Jadi orang yang pandai membela agama Allah.... Berguna bagi negara dan bangsa.....

Sabtu, 25 Juni 2011

"DO'A KHATAM AL-QUR'AN"

"Do'a khatam Al-Qur'an" ini kami ambil dari "Al-Qur'an" Terjemah Indonesia, halaman 1283, Penyusun: Tim Disbintalad (Drs. H.A. Nazri Adlany, Drs. H. Hanafie Tamam, dan Drs. H.A. Faruq Nasution)", yang artinya:


- Ya Allah, Ya Tuhan kami, terimalah bacaan kami, sesungguhnya Engkau-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
- Dan terimalah taubat kami, ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau-lah yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
- Dan tunjukilah aku dan kami, pimpinlah kami menuju kebenaran dan jalan yang lurus dengan berkah "khatam Al-Qur'an" yang agung.
- Dan dengan kehormatan kecintaan dan Rasul-Mu yang mulia.
- Dan ma'afkanlah kesalahan kami wahai Tuhan Yang Maha Pemurah dan ma'afkanlah kekhilafan kami wahai Tuhan Yang Maha Penyayang.
-Dan ampunilah dosa-dosa kami dengan karunia kemurahan-Mu wahai Tuhan yang lebih Pemurah dari sekalian yang pemurah, hai Tuhan yang lebih Penyayang dari sekalian orang yang penyayang.
- Ya Allah hiasilah kami dengan hiasan "khatam Al-Qur'an".
- Dan berilah kami kehormatan dengan kehormatan "khatam Al-Qur'an".
- Dan pakaikanlah kami dengan pakaian "khatam Al-Qur'an".
- Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama "Al-Qur'an".
- Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kamikebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan neraka.
- Ya Tuhan kami. sesungguhnya kami mendengar seruan yang menyerukan kepada iman, yaitu: "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", maka kamipun beriman.
- Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbuat baik.
- Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau; dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesunggunya Engkau tidak menyalahi janji.
- Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri-diri kami, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan (tidak) mengasihani kai niscaya kami termsuk orang-orang yang merugi.
- Ya Tuhanku, jadikanlah aku penegak shalat dan dari anak cucuku.
- Ya Tuhan kami, terimalah "do'a"ku; Ya Tuhan kami, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku dan dosa-dosa orang-orang mukmin di hari berdirinya perhitungan (kiamat).
- Ya Tuhan kami, Engkau telah meluaskan rahmat dan ilmu pada setiap sesuatu, maka ampunilah dosa orang-orang yang taubat dan mengikuti jalan-Mu, dan hindarkanlah mereka darti siksaan neraka jahim.
- Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga Aden yang Engkau telah janjikan kepada mereka dan terhadap orang yang baik di antara bapak-bapak mereka dan keturunan mereka; sesungguhnya Engkau-lah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
- Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan telah mendengar, maka kembalikanlah kami supaya kami berbuat amal saleh; sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.
- Dan bebaskanlah kami dari tiap-tiap bala dunia dan azab akhirat dengan kehormatan "khatam Al-Qur'an".
- Dan berikanlah rahmat kepada seluruh umat Muhammad dengan kehormatan "khatam Al-Qur'an".
- Ya Allah, jadikanlah "Al-Qur'an" itu teman bagi kami di dunia.
- Dan menjadi pelipur lara di dalam kubur.
- Dan menjadi pembela di hari kiamat.
- Dan menjadi cahaya di atas jalan (titian).
- Dan menjadi pengiring menuju surga.
- Dan mnjadi penutup dan dinding dari api neraka.
- Dan menjadi petunjuk jalan dan imam menuju kebajikan seluruhnya.
- Dengan karunia, kemurahan dan kemuliaan-Mu, wahai Tuhan yang lebih pengasih dari sekalian yang pengasih.
- Ya Allah, berilah kami rezki dengan setiap huruf dari "Al-Qur'an" menjadi manis.
- Dan pada tiap-tiap kalimat berupa kemuliaan.

- Dan pada setiap ayat berupa kebahagiaan.
- Dan pada setiap surat berupa keselamatan.
- Dan pada setiap juz berupa balasan.
- Shalawat Allah atas junjungan kami Muhammad dan atas keluarga dan sahabatnya semua.
- Maha suci Tuhanmu, Tuhan yang memiliki kemuliaan dari pada apa yang mereka sifatkan.
- Dan keselamatan atas para Rasul.
- Dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
*****

Semoga Allah menerima dan meridhai "do'a" kami dan "do'a"-"do'a" kaum Muslimin yang telah "khatam Al-Qur'an".  
div class='clear'>